Tujuanpendidikan kewarganegaraan di mana pun umumnya bertujuan untuk membentuk warga negara yang baik (good citizen). Kita dapat mencermati Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas Pasal 37 Ayat (1) huruf b yang menyatakan bahwa kurikulum pendidikan dasar dan menengah wajib memuat pendidikan kewarganegaraan. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Sistem dapat kita maknai sebagai sekelompok komponen atau elemen yang tergabung menjadi satu kesatuan dalam rangka mencapai tujuan. Pendidikan sebagai suatu sistem berarti aktivitas yang di dalamnya da bagian bagian atau unsur yang berkaitan dan menjadi kesatuan yang kokoh untuk mencapai cita cita ataupun tujuan. Pada pendidikan sebagai sistem ini tentunya akan ada strategi yang dipakai untuk melakukan aktivitas belajar mengajar dalam rangka mencapai tujuan nasional pendidikan menjadi alat atau fasilitas yang terdiri atas komponen dan bagian yang saling berhubungan dan berikatan satu dengan yang lainnya untuk mewujudkan pembudayaan masyarakat dan nilai nilai yang sama. Sistem pendidikan juga dimaknai sebagai suatu strategi yang digunakan untuk melakukan proses belajar mengajar untuk mencapai tujuan dimana akan mampu mengembangkan potensi dan bakat dalam dirinya .Sistem pendidikan terbagi dua yaitu sistem pendidikan mikro dan sistem pendidikan makro. Apa perbedaannya? Sistem pendidikan mikro itu lebih memfokuskan kepada unsur pendidik dan peserta didik sedangkan sistem pendidikan makro lebih memfokuskan kepada input, proses dan keluaran. Input dapat kita lihat sebagai sumber daya manusia, sistem nilai, pengetahuan. Contohnya yaitu peserta didik, tujuan pendidikan dan dasar pendidikan. Proses itu berupa cara yang dipakai dalam sistem pendidikan. Komponen dari proses yaitu pendidik, materi pendidikan, metode, sarana dan prasarana, administrasi dan anggaran. Sedangkan output merupakan hasil dalam pendidikan. Berikut ini akan saya jelaskan apa saja komponen dalam sistem pendidikan Tujuan Pendidikan Pendidikan di Indonesia ada dan dilaksanakan untuk membentuk manusia menadi karakter yang memiliki nilai nilai Pancasila, nilai spiritual dan jasmani, aspek kognitif, aspek sosial yang memiliki ikatan dengan lingkungan dan dirinya sendiri. Tujuan pendidikan lainnya juga dapat kita lihat pada setiap tujuan lembaga pendidikan nya seperti bagaimana tujuan di sekolah dengan universitas. Tujuan pendidikan juga akan menentukan pandangan hidup yang akan dijiwai oleh tingkah laku pribadi merupakan orang yang berperan penting dalam mengaktualisasikan aspek kognitif, keterampilan dan membina sikap postif agar diterapkan oleh peserta didik dalam proses memperoleh ilmu pengetahuan. Pendidik memiliki tujuan lainnya yaitu untuk membina sikap peserta didiknya. Pendidik bukan hanya berfokus pada transfer pengetahuan ataupun informasi dan keterampian saja tetapi juga mengkoordinasi antara aspek kognitif, keterampilan dan sikap. Inilah yang membedakannya dengan pengajar dengan fokus pada aspek kognitif dan pelatih dengan focus pelatihan keterampilan.Peserta didikPeserta didik merupakan subjek dalam pendidikan. Mereka inilah yang akan dikembangkan pengetahuan, keterampilan, bakat, potensi dan sikapnya agar menjadi manusia yang berkualitas dan berpendidikan. Peserta didik akan dibimbing, dibina dan diarahkan untuk memiliki kemampuan dan sikap yang lebih baik dan maju sesuai dengan nilai dan tujuan pendidikan Indonesia. Setiap peserta didik memiliki potensi fisik dan psikis yang khas dimana pendidik harus bisa membimbing mereka menjadi pribadi yang berkarakter PendidikanMateri pendidikan ini terkait dengan kurikulum. Kurikulum harus disusun secara matang dan teratur. Kurikulum yang akan diberikan harus sesuai dengan tujuan dan pandangan hidup bangsa serta mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, sikap dan spiritual yang akan membentuk peserta didik menjadi generasi yang media dan alat pendidikan Metode dalam pendidikan berkaitan dengan bagaimana pendidik akan melaksanakan proses belajar mengajar kepada peserta didiknya. Metode dalam mendidik seharusnya bisa disesuaikan dengan situasi dan kondisi peserta didiknya. Apakah itu menggunakan metode diktatoral dimana pendidik berperan dalam menentukan semuanya, metode liberal dimana pendidik tidak boleh terlalu banyak turun tangan dalam perkembangan anak atau dengan metode demokratis dimana pendidik dan peserta didik memiliki peran yang penting dalam proses pendidikan. Media dan alat pendidikan sebagai penunjang baik secara langsung ataupun tidak langsung berguna dalam proses tentu turut mempengaruhi berkembangnya potensi yang dimiliki peserta didik. Baik itu lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat maupun lingkungan lainnya akan mempnegaruhi perkembangan dan keberhasilan peserta didik. Jika anak berada pada lingkungan yang tidak pantas ataupun buruk tentunya kemungkinan besar anak ini akan terpengaruh menjadi pribadi yang kurang baik. Itu semua balik lagi tergantung seberapa kuat karakter pribadi anak ini menempatkan dirinya dalam berbagai situasi dan Sistem pendidikan dalam suatu negara akan menentukan kualitas pendidikan peserta didik. Semua komponen dalam pendidikan jika ada, berkualitas dan berikatan dengan kuat maka pendidikan yang dihasilkan tentu semakin baik dan tujuan atau cita cita yang diperjuankan akan berhasil Hidayat,R. Abdillah. 2019. Ilmu Pendidikan Konsep, Teori dan Aplikasinya. Medan LPPPI. Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
dilansirdari ensiklopedia, bacalah kutipan teks berikut!apa yang diharapkan warga dari sebuah sistem pendidikan bagi orang awam sekalipun pasti tahu bahwa yang dibutuhkan adalah setidaknya kurikulum yang baik, pengajar yang enak, fasilitas memadai, dan biaya murah jika bisa. lalu selebihnya mungkin adalah lingkungan yang kondusif, daya saing

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta30 November 2021 0903Halo R N, terima kasih sudah bertanya di Roboguru Masalah yang disoroti dalam paragraf tersebut adalah hal-hal yang diharapkan warga dari sebuah sistem pendidikan. Berikut penjelasannya Untuk dapat menentukan masalah yang disoroti dalam paragraf tersebut, terlebih dahulu perlu mengidentifikasi gagasan utama paragraf. Gagasan utama adalah ide pokok yang mendasari pegembangan dari sebuah paragraf. Setiap paragraf hanya memiliki satu gagasan utama yang terletak pada kalimat utama. Berdasarkan penjelasan tersebut, maka kalimat utama pada paragraf di atas adalah "Apa yang diharapkan warga dari sebuah sistem pendidikan?" yang kemudian dijelaskan oleh beberapa gagasan penjelas di antaranya kurikulum yang baik, pengajar yang enak, fasilitas memadai, biaya murah, lingkungan yang kondusif, daya saing yang tinggi, serta segala aspek lain yang ada di luar ruang sekolah. Dengan demikian, masalah yang disoroti dalam paragraf tersebut adalah hal-hal yang diharapkan warga dari sebuah sistem pendidikan. Semoga membantu ya

Maraknyakawin di usia muda ini berkaitan dengan kultur yang berkembang di masyarakat. Bagi sebagian masyarakat, seorang anak perempuan harus segera berkeluarga karena takut tidak laku dan tak kunjung menikah di usia 20-an tahun. • Faktor Pendidikan Sebagian orang tua yang masih belum paham pentingnya pendidikan memaksa anak-anak Jawaban untuk soal di atas adalah C. Mari cermati pembahasan berikut ini. Teks di atas termasuk teks editorial, yakni jenis teks yang berisi pendapat penulis terhadap sebuah isu aktual yang terjadi, teks editorial dapat ditemukan di surat kabar. Masalah yang disoroti dalam paragraf tersebut adalah mengenai sistem pendidikan yang baik. Hal ini sesuai dengan bunyi pada kalimat kedua, yakni “Bagi orang awam sekalipun pasti tahu bahwa yang dibutuhkan adalah setidaknya kurikulum yang baik, pengajar yang enak, fasilitas memadai, dan biaya murah jika bisa.” Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C. Tujuandari pendidikan berdasarkan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 3, yaitu untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri serta menjadi warga negara yang demokratis juga bertanggung
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Pendidikan merupakan hal terpenting bagi setiap negara untuk dapat berkembang pesat. Negara yang maju akan menempatkan pendidikan sebagai prioritas utamanya, karena dengan pendidikan, kemiskinan dan kebodohan pada rakyatnya akan tergantikan menjadi kesejahteraan dan kecerdasan. Hasil yang di peroleh dari pendidikan tidak hanya sebuah wawasan, ilmu, dan pengetahuan yang luas, tetapi dapat juga memperoleh akhlak yang baik, Memperoleh ilmu yang dapat diamalkan kepada banyak orang tentunya hal yang sangat positif dan memiliki nilai yang baik. Tetapi ilmu yang diamalkan kepada banyak orang tentunya harus dibarengi dengan sebuah adab, adapun tingkatan yang lebih tinggi dari ilmu yaitu adab. Maka dari itu Hakikat dari pendidikan bukanlah merubah pikiran dari yang sebelumnya mitos menjadi logos, tapi mengubah tingkah laku manusia yang semulanya tak beradab menjadi lebih merupakan hak setiap warga negara dan warga negara berhak mendapatkan haknya untuk merasakan pendidikan, seperti yang termaktub dalam UUD 1945 yang menyatakan secara jelas, bahwa "setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan". Pendidikan sejatinya adalah upaya untuk menuju kemajuan, ciri negara yang maju salah satu adalah sumber daya manusia SDM nya berkualitas, dan di negara yang maju alokasi anggaran untuk pendidikan mencapai 50% dari total APBN nya jika di bandingkan dengan Indonesia yang hanya 20% dari total APBN nya, maka wajar saja jika Indonesia masih belum bisa menjadi negara permasalahan pendidikan di Indonesia sama halnya seperti mengurai benang kisut, sulit menemukan ujung pangkal permasalahannya. Melihat permasalahan demi permasalahan pendidikan di Indonesia hanya dapat diselesaikan dengan kerja sama dari semua pihak, Proses pendidikan yang dijalani selama hampir 77 tahun Indonesia merdeka, belum bisa membuat perubahan yang signifikan terhadap pola pikir sumber daya manusianya. Berbicara mengenai pendidikan di Indonesia, pendidikan di Indonesia mempunyai masalah yang serius seperti biaya pendidikan yang mahal, dan masih banyaknya anak-anak yang masih belum bisa merasakan bangku sekolah, hal ini sangat berbanding terbalik bila di bandingkan dengan UU no 29 tahun 2003. Di dalam pasal 34 ayat 2 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, menyebutkan bahwa " Pemerintah dan pemerintah daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya", sedangkan dalam ayat 3 menyebutkan bahwa "wajib belajar merupakan tanggung jawab negara yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat". Lantas pendidikan ini untuk siapa dan buat siapa? Berdasarkan data yang dipublikasi oleh World Population Review, pada tahun 2021 lalu Indonesia masih berada di peringkat ke-54 dari total 78 negara yang masuk dalam pemeringkatan tingkat pendidikan dunia. Tapi setidaknya posisi tersebut naik satu peringkat dari tahun sebelumnya yakni di tahun 2020 yang ada di peringkat ke-55. Dari acuan tersebut pula, Indonesia masih kalah unggul dengan berada di posisi ke-4 jika dibandingkan dengan sesama negara yang berada di kawasan Asia Tenggara seperti Singapura di peringkat 21, Malaysia di peringkat 38, dan Thailand di peringkat 46. Sudah menjadi keharusan sebagai warga negara yang baik dan sadar akan pentingnya pendidikan, untuk merapatkan barisan dan gotong royong dalam upaya memperbaiki system pendidikan di Indonesia. Jika bukan kita lantas siapa lagi yang akan memperbaiki system pendidikan Indonesia? Ini merupakan tanggung jawab bersama sebagai warga negara untuk memajukan pendidikan Indonesia. Tak peduli kita sebagai apa, entah itu petani, buruh, siswa ataupun guru, semua mempunyai hak dan kewajiban yang sama untuk pemaparan di atas dapat ambil benang merahnya bahwa pendidikan merupakan hak seluruh warga negara, dan warga negara berhak mendapatkan haknya untuk merasakan pendidikan. Disadari atau tidak pendidikan di Indonesia saat ini memiliki masalah seperti biaya pendidikan yang mahal, dan belum menyeluruh. Ini merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara tersebut dapat kita mengambil solusi yaitu dengan cara alokasi anggaran untuk pendidikan haruslah ditambah setiap tahunnya. Dengan adanya penambahan jumlah anggaran untuk pendidikan maka dapat diharapkan dapat meminimalisir biaya pendidikan. Dan juga masyarakat yang kurang mampu bisa juga merasakan pendidikan, dan dengan itu juga pendidikan tidak hanya bisa di rasakan oleh orang-orang kaya saja. Dan yang terakhir jika semua sudah terlaksana, lambat laun sumber daya manusia Indonesia akan lebih berkualitas dengan begitu Indonesia akan beralih dari negara berkembang ke negara yang maju. Lihat Pendidikan Selengkapnya
lokal nasional, dan global. Pertanyaan besarnya adalah apakah sistem pendidikan kita telah mampu memenuhi tuntutan perubahan lokal, nasional, dan global? PEMBAHASAN . Menurut BAPENAS (2005) pembangunan pendidikan nasional yang dilakukan dalam kurun waktu 2004 - 2009 telah mempertimbangkan kesepakatan-kesepakatan
Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta14 Januari 2022 0308Halo, Andy D, terima kasih sudah bertanya di Roboguru. Kakak bantu jawab, ya. Jawaban dari pertanyaan di atas adalah A Sistem pendidikan yang baik. Untuk memahami alasannya, mari simak pembahasan berikut. Paragraf adalah penggabungan kalimat yang berisi suatu gagasan utama atau ide pokok dan beberapa gagasan pendukung. Untuk dapat memahami isi paragraf adalah dengan menemukan ide pokok atau gagasan utama paragraf tersebut. Ide pokok atau yang disebut juga gagasan utama adalah ide yang disampaikan oleh penulis menjadi suatu pokok pembahasan dalam sebuah paragraf. Sebagai pokok pembahasan, ide pokok biasanya akan didukung dengan gagasan penjelas. Ciri-ciri Ide pokok 1. Mengandung pokok persoalan atau inti persoalan. 2. Dinyatakan secara eksplisit dalam kalimat utama. 3. Ide pokok dituangkan dalam satu kalimat utama. 4. Kalimat utama bisa diidentifikasi dengan mudah melalui jenis paragraf bacaan. 5. Ide pokok bisa terletak di awal, akhir, atau awal dan akhir sebuah paragraf. Berdasarkan penjelasan tersebut, ide pokok dari paragraf di atas adalah harapan warga dari sebuah sistem pendidikan. Hal ini terdapat pada awal paragraf. Ide pokok adalah inti persoalan sehingga paragraf di atas membahas "sistem pendidikan yang baik." Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A. Semoga membantu.
Pendidikanmerupakan salah satu pilar yang dapat memengaruhi maju atau tidaknya sebuah negara. Apabila suatu negara memiliki sistem pendidikan yang baik seperti kualitas pendidik yang baik, pemerataan pendidikan di setiap pelosok negeri, serta teknologi yang mendukung dalam proses belajar dan mengajar, maka negara tersebut akan dengan mudah berkembang
Pertanyaan Cermati urutan kalimat dalam kutipan editorial berikut! 1 Oleh sebab itu, sebagai pondasi, Kemdiknas sendiri memfokuskan pendidikan di seluruh jenjang pendidikan yang dibinanya. 2 Dalam prosesnya sendiri fitrah yang alamiah ini sangat dipengaruhi oleh keadaan lingkungan sehingga lingkungan memilki peranan yang cukup besar dalam membentuk jati diri dan perilaku 3 Pendidikan karakter kini memang menjadi isu utama di lingkungan pendidikan. 4 Di disetiap jenjang pendidikan itu, pembentukan karakter itu dimulai dari fitrah yang diberikan Tuhan, yang kemudian membentuk jati diri dan perilaku 5 Selain itu, pendidikan berkarakter menjadi bagian dari proses pembentukan akhlak anak bangsa, juga diharapkan mampu menjadi pondasi dalam meningkatkan derajat dan martabat bangsa Indonesia. Urutan kalimat yang tepat untuk dijadikan paragraf yang padu adalah .... Pilihan jawaban A 1, 2, 4, 5, dan 3 B 1, 3, 4, 5, dan 2 C 2, 3, 4, 5, dan 1 D 3, 5, 1, 4, dan 2 E 3, 4, 2, 1, dan 5
Sistempendidikan yang dijalankan oleh pemerintah cenderung memiliki tujuan yang lebih kaku daripada yang dijalankan oleh lembaga swasta atau yayasan pendidikan. Namun, keduanya mengalami kesulitan mendefinisikan tujuan mereka secara efektif karena tanggung jawab yang tumpang tindih, kurangnya sumber daya, dan tekanan eksternal pada lembaga

Bacalah kutipan teks berikut!Apa yang diharapkan warga dari sebuah sistem pendidikan ? Bagi orang awam sekalipun pasti tahu bahwa yang dibutuhkan adalah setidaknya kurikulum yang baik, pengajar yang enak, fasilitas memadai, dan biaya murah jika bisa. Lalu selebihnya mungkin adalah lingkungan yang kondusif, daya saing yang tinggi, serta segala aspek lain yang ada di luar ruang yang disoroti dalam paragraf tersebut adalah? Sistem pendidikan yang baik. Biaya pendidikan yang mahal. Mutu pendidikan yang merosot. Fungsi pendidikan di masyarakat. Masalah pendidikan di Indonesia. Jawaban A. Sistem pendidikan yang baik.. Dilansir dari Ensiklopedia, bacalah kutipan teks berikut!apa yang diharapkan warga dari sebuah sistem pendidikan bagi orang awam sekalipun pasti tahu bahwa yang dibutuhkan adalah setidaknya kurikulum yang baik, pengajar yang enak, fasilitas memadai, dan biaya murah jika bisa. lalu selebihnya mungkin adalah lingkungan yang kondusif, daya saing yang tinggi, serta segala aspek lain yang ada di luar ruang yang disoroti dalam paragraf tersebut adalah sistem pendidikan yang baik..

A Mutu pendidikan yang merosot. B. Biaya pendidikan yang mahal. C. Sistem pendidikan yang baik. D. Masalah pendidikan di Indonesia. E. Fungsi pendidikan di masyarakat. Pembahasan. Teks di atas termasuk teks editorial, yakni jenis teks yang berisi pendapat penulis terhadap sebuah isu aktual yang terjadi, teks editorial dapat ditemukan di surat 1. Bacalah kutipan teks editorial berikut! Ketika Upah Minimum Kabupaten UMK naik, serta merta daya beli warga dan buruh meningkat. Pemerintah bertugas menjaga agar permintaan melonjak cepat disikapi dengan persediaan yang cukup. Pemerintah harus bekerja sama dengan pebisnis. Pebisnis barang kebutuhan yang saat ini telah eksis didorong untuk menambah stok barang. Bila mereka enggan untuk menambah stok barang, pemerintah harus buka kran agar pemain baru masuk. Pemerintah jangan sampai kalah dengan mafia, kartel, spekulan, atau sejenisnya yang memanfaatkan situasi kenaikan upah dengan menaikkan harga. Jika demikian adanya, kesejahteraan buruh tidak akan terjadi. Buruh tidak akan sempat menikmati jerih payahnya mendapatkan penambahan upah. Fakta yang dikemukakan dalam tajuk rencana di atas adalah … A. Pebisnis barang kebutuhan yang saat ini telah eksis didorong untuk menambah stok barang. B. Bila mereka enggan untuk menambah stok barang, pemerintah harus buka kran agar pemain baru masuk. C. Pemerintah jangan sampai kalah dengan mafia, kartel, spekulan, atau sejenisnya. D. Jika demikian adanya, kesejahteraan buruh tidak akan terjadi. E. Buruh tidak akan sempat menikmati jerih payahnya mendapatkan penambahan upah. Baca juga - Soal Kritik dan Esai kelas 12 SMA2. Bacalah kutipan teks opini berikut untuk menjawab soal nomor 2 4 Di era keterbukaan ini, setiap orang rasanya tidak perlu takut lagi untuk mengemukakan atau mengekspresikan pendapat. Kebebasan berekspresi ini, bahkan telah dijamin oleh negara secara konstitusional. Sayangnya orang masih merasa takut mengemukakan keinginan atau pendapatnya secara terbuka. Perasaan malu dan takut semacam ini juga sering ditemui di dalam diri siswa di sekolah, khususnya mereka yang masih di usia remaja. Akibat rasa malu dan takut untuk mengekspresikan keinginan dan pendapatnya, proses belajar mengajar yang interaktif sulit dicapai. Siswa cenderung diam daripada membuka perdebatan atau dialog dengan guru maupun dengan sesama siswa. Kondisi semacam ini tentu saja sangat tidak kondusif bagi upaya pembelajaran yang bersifat dialogis dan interaktif. Oleh sebab itu, kemampuan asertif perlu ditanamkan dalam diri siswa sedini mungkin. Yang bukan gagasan penjelas paragraf pertama kutipan teks opini di atas adalah…. A. Kebebasan berekspresi dijamin negara secara konstitusional B. Setiap orang tidak perlu takut mengemukakan pendapat C. masih banyak orang takut menyampaikan pendapat secara terbuka D. pada umumnya remaja merasa malu dan takut menyampaikan pendapat E. setiap orang takut berekspresi atau menyampaikan pendapat Materi Identifikasi Informasi dalam Teks EditorialMateri Ragam Informasi sebagai Bahan Teks EditorialSoal Identifikasi Teks Editorial3. Berdasarkan teks di atas, mengapa siswa cenderung diam daripada membuka perdebatan atau dialog dengan guru mereka? Jawaban yang tepat sesuai isi teks opini di atas adalah …. A. karena siswa tidak memilki kemampuan asertif. B. karena siswa masih berusia remaja. C. karena masyarakat juga masih takut menyampaikan pendapat secara terbuka. D. karena perasaan tidak enak, takut , dan malu pada remaja. E. karena negara belum menjamin kebebasan berpendapat. Baca juga - Soal Sistematika dan Kebahasaan Kritik dan Esai4. Kesimpulan dalam teks opini di atas adalah… A. pemerintah harus menjamin kebebasan berpendapat warganya B. guru harus mengajarkan keberanian berpendapat C. siswa harus belajar berekspresi dan menyampaikan pendapat D. perlu upaya menciptakan pembelajaran yang kondusif E. kemampuan asertif perlu ditanamkan dalam diri siswa sedini mungkin 5. 1Bukan cuma pemerintah yang perlu berpikir tentang masalah pendidikan. 2 Masyarakat pun diharapkan berperan serta. 3 Karena, pendidikan adalah tanggung jawab kita semua. 4 Peningkatan kecerdasan bangsa merupakan cita-cita bangsa. 5 Hal ini jelas terdapat dalam undang-undang negara kita Kalimat yang menggunakan kata tidak baku adalah kalimat nomor ... A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5 6. Cermati urutan kalimat dalam kutipan editorial berikut! 1 Oleh sebab itu, sebagai pondasi, Kemdiknas sendiri memfokuskan pendidikan di seluruh jenjang pendidikan yang dibinanya. 2 Dalam prosesnya sendiri fitrah yang alamiah ini sangat dipengaruhi oleh keadaan lingkungan sehingga lingkungan memilki peranan yang cukup besar dalam membentuk jati diri dan perilaku 3 Pendidikan karakter kini memang menjadi isu utama di lingkungan pendidikan. 4 Di disetiap jenjang pendidikan itu, pembentukan karakter itu dimulai dari fitrah yang diberikan Tuhan, yang kemudian membentuk jati diri dan perilaku 5 Selain itu, pendidikan berkarakter menjadi bagian dari proses pembentukan akhlak anak bangsa, juga diharapkan mampu menjadi pondasi dalam meningkatkan derajat dan martabat bangsa Indonesia. Urutan kalimat yang tepat untuk dijadikan paragraf yang padu adalah .... A. 1, 2, 4, 5, dan 3 B. 1, 3, 4, 5, dan 2 C. 2, 3, 4, 5, dan 1 D. 3, 5, 1, 4, dan 2 E. 3, 4, 2, 1, dan 5 Baca juga - Soal Isi dan Sistematika Surat Lamaran Pekerjaan7. Bacalah kutipan teks berikut! Apa yang diharapkan warga dari sebuah sistem pendidikan ? Bagi orang awam sekalipun pasti tahu bahwa yang dibutuhkan adalah setidaknya kurikulum yang baik, pengajar yang enak, fasilitas memadai, dan biaya murah jika bisa. Lalu selebihnya mungkin adalah lingkungan yang kondusif, daya saing yang tinggi, serta segala aspek lain yang ada di luar ruang sekolah. Masalah yang disoroti dalam paragraf tersebut adalah.... A. Sistem pendidikan yang baik. B. Biaya pendidikan yang mahal. C. Mutu pendidikan yang merosot. D. Fungsi pendidikan di masyarakat. E. Masalah pendidikan di Indonesia. 8. Bacalah kutipan teks berikut! Ada tiga alasan untuk mengatakan bahwa akar peledakan bom sebagai tanggapan bahwa teror yang menggejala di dunia kini adalah benak kekerasan manusia. Setiap manusia mempunyai cara unik untuk meresapi dan menanggapi aneka masalah yang ada di luar dirinya. Hal yang menentukan cara manusia menanggapi masalah-masalah itu adalah benaknya. Ketika manusia memiliki benak kekerasan, dia mudah menanggapi masalah-masalah itu dengan kekerasan. Benak kekerasan yang semula hanya dimiliki segelintir manusia, kini mengalami globalisasi karena "jasa" media mutakhir dan teknologi komunikasi canggih. Informasi tentang peledakan bom sebagai modus teror disampaikan oleh media dan teknologi komunikasi canggih dengan berbagai cara dan gaya. Sifat penyampaian informasi yang tidak henti¬-hentinya memungkinkan bersarangnya kesan dan pesan yang tersimpan dalam benak kekerasan manusia. Kalimat ringkasan yang sesuai dengan isi teks editorial tersebut adalah .... A. Teror bom yang kini terasa mengglobal akibat pengaruh media informasi. B. Kekerasan yang dilakukan manusia, seperti teror bom merupakan respons dari masalah yang dihadapi. C. Alasan peledakan bom sebagai teror didasari oleh bentuk kekerasan manusia kini terasa telah mengglobal. D. Teror dan kekerasan yang dilakukan oleh manusia kini terasa sangat membahayakan. E. Dalam benak manusia ditanggapi masalah-masalah yang dihadapi. 9. Bacalah kutipan teks berikut! Banjir yang terjadi di sejumlah daerah belum mengancam produksi pangan. Luas areal yang teserang banjir dan juga puso tahun ini lebih kecil dibandingkan dengan tahun lalu. Sementara itu, berbagai kalangan mengingatkan impor beras merupakan kebijakan yang memukul kalangan petani. Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Departemen Pertanian, Sutarto Alimoeso, di Jakarta, Rabu tanggal 11 Januari yang lalu, mengatakan bahwa laporan yang diterima dari daerah menunjukkan banjir yang terjadi selama musim rendeng tahun ini belum mengancam produksi pangan karena areal yang terserang lebih kecil dibandingkan dengan tahun lalu. Ringkasan yang tepat teks editorial tersebut adalah … A. Berbagai kalangan mengingatkan impor beras merupakan kebijakan yang memukul kalangan petani karena harga gabah menjadi turun. B. Laporan Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Departemen Pertanian, Sutarto Alimoeso, di Jakarta, Rabu tanggal 11 Januari yang lalu. C. Banjir yang terjadi di sejumlah daerah belum mengancam produksi pangan karena areal yang terserang lebih kecil dibandingkan dengan tahun lalu. D. Luas areal yang teserang banjir dan juga puso di berbagai daerah tahun ini lebih kecil dibandingkan dengan tahun lalu. E. Bencana Banjir dan puso yang melanda berbagai daerah di Indonesia pada tahun ini belum dirasakan mengancam para petani karena lebih kecil. Materi Identifikasi Informasi dalam Teks EditorialMateri Ragam Informasi sebagai Bahan Teks EditorialSoal Identifikasi Teks EditorialBacalah kutipan teks editorial berikut Beberapa waktu yang lalu banjir besar melanda Jakarta. Ribuan rumah tenggelam. Kerugian mencapai 39,5 milyar rupiah dan menelan korban 10 orang meninggal. Seorang penduduk di luar Jakarta menyurati redaksi sebuah surat kabar. Surat tersebut berisi pernyataan terhadap kondisi Jakarta. Menurutnya, Jakarta ternyata tidak seperti kota Metropolitan yang selama ini terlihat megah dalam sinetron. Orang Jakarta mengatakan bahwa banjir yang melanda Jakarta kiriman dari Bogor , orang Bogor membantahnya. Mereka mengatakan bahwa yang membuat kerusakan adalah orang Jakarta sendiri dengan menggusur petani dan membuat vila dan hotel di puncak. 10. Opini pada teks editorial tersebut terdapat pada kalimat …. A. Sepuluh orang meninggal dalam banjir tersebut. B. Seorang penduduk di luar Jakarta menyurati redaksi sebuah kabar. C. Orang Jakarta mengatakan bahwa banjir kali ini merupakan kiriman dari Bogor. D. Kerugian mencapai 39,5 milyar rupiah dan sepuluh orang meninggal. E. Beberapa waktu yang lalu banjir besar melanda Jakarta. Baca juga - Soal Informasi Teks Cerita SejarahKunci jawaban 2. E 3. A 4. E 5. A 6. E 7. A 8. B 9. C 10. C Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan, mudah-mudahan dengan adanya Contoh Soal Identifikasi Teks Editorial kelas 12 SMA/MA ini para siswa akan lebih semangat lagi dalam belajar demi meraih prestasi yang lebih baik. Selamat belajar!!
2 Pengertian Manajemen. Kata manajemen berasal dari bahasa latin yaitu manus yang berarti tangan dan ageryang berarti melakukan. Kata-kata itu digabung menjadi kata kerja manegere yang artinya menangani, Managere diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris yaitu dalam bentuk kerja to manage dengan kata benda management.
Pendidikan merupakan proses pengalihan pengetahuan secara sadar dan terencana untuk mengubah tingkah laku manusia dan mendewasakan manusia melalui proses pengajaran dalam bentuk pendidikan formal, nonformal, dan informal. Pendidikan juga merupakan suatu hal yang sangat penting dan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Maju mundurnya suatu bangsa akan ditentukan oleh maju mundurnya pendidikan dari suatu bangsa keadaan pandemi seperti sekarang, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud membuat suatu kurikulum darurat atau dadakan bagi para guru dan juga murid untuk mengatasi masalah pembelajaran jarak jauh PJJ. Secara keseluruhan, kurikulum darurat ini diambil dari kurikulum 2013. Hanya saja bagian-bagian yang diambil hanyalah bagian yang dinilai penting untuk melanjutkan ke jenjang SMPN 26 Padang yang sedang menerapkan sistem pembelajaran demikian, sekolah tidak wajib untuk menerapkan kurikulum darurat sesuai arahan yang sudah diberitahukan. Sekolah yang sudah mengikuti kurikulum darurat pun tetap diperbolehkan melanjutkan kurikulum 2013 diluar materi kurikulum darurat. Tidak hanya kurikulum darurat, Kemendikbud juga mengeluarkan paket asesmen bagi guru yang bertujuan untuk mendorong guru mengembangkan kompetensi kognitif yang mendasar, menunjukkan apa yang seharusnya menjadi tujuan utama sekolah, yakni pengembangan kompetensi dan karakter murid, dan memberi gambaran tentang karakteristik esensial sekolah yang efektif untuk mencapai tujuan tersebut. Jadi asesmen ini tidak hanya akan menilai tiap murid secara individu, melainkan dapat membenahi sistem pendidikan Indonesia pun kini ada yang sudah diperbolehkan beroperasi kembali dengan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Namun, pembelajaran kali ini berbeda karena sekolah harus menetapkan dan menerapkan pola new normal dalam keseharian. Panduan pola new normal yang sudah disepakati, yakni penyaringan kesehatan bagi guru dan karyawan hal ini, para guru serta karyawan sekolah yang memiliki obesitas, kehamilan, atau penyakit dalam seperti kanker, penyakit jantung, dll, diharapkan bekerja dari penyarian zona tempat ini dilakukan untuk melihat apakah ada guru, murid, atau karyawan sekolah yang tempat tinggalnya berada di kawasan zona merah. Jikalau ada, disarankan agar melakukan sistem WFH yaitu berkerja dari rumah bagi guru serta karyawan lainnya, dan juga melakukan pembelajaran secara daring bagi para tes berjaga-jaga sebaiknya dilakukan tes covid-19 kepada seluruh guru, murid, serta karyawan sekolah lainnya agar dapat dinyatakan tidak mengidap covid-19. guru beserta karyawan yang lolos tahap penyaringan akan diberikan seluruh guru serta karyawan sekolah yang lolos tahap penyaringan akan diberikan tanda, bahwa mereka memiliki kesehatan yang cukup sesuai sosialisasi mengikuti kegiatan belajar mengajar secara offline di sekolah, sebaiknya pihak sekolah melakukan sosialisasi mengenai pola baru dalam sistem pembelajaran, minimal seminggu sebelum pembelajaran waktu kegiatan belajar mengajar KBM.Diharap pada seluruh guru dan siswa agar dapat mengatur waktu disekolah dengan mengurangi durasi kegiatan belajar mengajar agar saat jam pulang sekolah tidak bersamaan dengan jam padat lalu pengecekan data dan wali kelas terpilih wajib mendata dan mengecek kondisi siswa dan orang tua siswa secara virtual sebagai penyaringan wajib mengatur posisi duduk posisi duduk ini sangatlah penting agar tidak terjadinya sentuhan, dengan mengatur posisinya minimal berjarak 1,5 meter antar meja, dan bila memungkinkan berilah pembatas yang mengajar di salah satu kelas dihimbau agar tidak pindah kepada seluruh guru agar memiliki kelas tetap dan tidak berpindah-pindah kelas untuk menghindari terjadinya hal yang tidak pembatasan sosial dengan menjaga jarak antar warga hal ini, guru tetap harus menjaga jarak dengan siswa agar tidak memiliki jarak yang terlalu tidak berkumpul disini adalah dimohon kepada para pengantar jemput guru, murid ataupun karyawan sekolah agar tidak menunggu hingga membentuk kerumunan saat sedang menjemput. Serta saat mengantar, dimohon juga kepada para pengantar agar hanya berhenti, menurunkan penumpang, lalu penyaringan memasuki wilayah sekolah, para guru, murid, serta karyawan sekolah harus melakukan pengecekan suhu tubuh, memastikan warga sekolah memakai masker, dan tidak terlihat sedang diwajibkan menjaga kebersihan setiap ruang di sekolah dengan menyemprotkan disinfektan setiap harinya. Juga dengan menyediakan beberapa botol cairan disinfektan semprot yang ditaruh di tempat yang mudah dilihat dan fasilitas pencegahan yang dimaksud adalah dengan membuat wastafel atau wadah sebagai tempat untuk mencuci dan membersihkan tangan dari virus yang mungkin saja sedang melekat pada kulit tangan dengan terlaksananya sistem pendidikan dengan pola baru ini tetap merujuk pada definisi pendidikan menurut UU Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, Pasal 1 Butir 1 sebagaimana telah dikutip pada Bab XI yang mengandung penegasan tentang muatan dari pendidikan, yaitu pendidikan dilaksanakan untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran. Suasana belajar dan proses pembelajaran dilaksanakan untuk mengembangkan potensi peserta didik, melalui pengaktifan diri peserta didik, agar peserta didik memiliki1. Kekuatan spiritual semoga apa yang dimiliki peserta didik itu merupakan sesuatu yang berguna bagi dirinya, masyarakat, bangsa, dan sistem pendidikan dengan pola baru ini tidak lepas dari masalah yang menghambat jalannya proses pendidikan. Masalah yang menggangu proses ini antara lain keterbatasan para guru dan murid dalam penguasaan teknologi, mengingat sistem pendidikan sekarang menggunakan pola baru yaitu secara daring. Masalah lain yang menghambat dapat berupa sarana pembelajaran yang kurang memadai dan akses internet yang kurang mendukung jalannya proses belajar mengajar. Namun dibalik masalah yang tadi disebutkan, masih terdapat keuntungan yang mungkin dapat membantu kita dalam proses pembelajaran jarak jauh ini, antara lain para peserta didik dapat mengakses situs belajar online yang bisa memudahkan mereka agar lebih mendalami materi pelajaran dan terdapat juga webinar online via zoom dan youtube yang dapat membantu mereka dalam memahami materi. .
  • isevqy7dcc.pages.dev/292
  • isevqy7dcc.pages.dev/435
  • isevqy7dcc.pages.dev/143
  • isevqy7dcc.pages.dev/81
  • isevqy7dcc.pages.dev/96
  • isevqy7dcc.pages.dev/444
  • isevqy7dcc.pages.dev/479
  • isevqy7dcc.pages.dev/36
  • apa yang diharapkan warga dari sebuah sistem pendidikan